Join for FREE | Take the Tour Lost Password?
[x]

deviantART

:omg:
 

pucat pedih dan mati

Thu Dec 13, 2007, 4:28 AM
gak tau lagi harus apa…….smua jalan pikir udah terkunci

tiba tiba semua asa dan imajinasi mati

seperti laut yang ga bisa lagi meniupkan ombaknya



ga ada guna lagi menunggu

smua omongan terdengar sengau

arah kakipun tak menentu



mungkin udah terlalu lama aku tertidur

otak tertutup kabut tebal

sampai sampai tak mampu lagi melihat



aku tertunduk melihat diriku sekarang…

apalagi untuk diriku yang lalu

pelangi itupun sudah mulai memudarkan warnanya



buat apa hidup kalau harus menghabiskan waktu terkungkung

tersesat oleh cara pikir sendiri

tergeser tak berdaya oleh sang waktu

terdampar didalam rimba ketidakjelasan



pukul saja diriku ini

pukul sampai berdarah…memar dan tak mampu lagi berdiri

habisi sekalian jangan tersisa

aku takkan membalas…dan

aku takkan berteriak



persetan Negara ini

biang keladi dari semuanya

dimana rasa hormat harus dibayar mahal

terkadang harus tersungkur rata di tanah



jangan bicara lagi

apalagi tentang moral

sadarlah kalo emang udah bobrok

mau dibawa kemana lagi sekarang

orang orang semakin sombong

tapi banyak juga yang melompong

hak hak manusia udah semakin semu

hanya perasaan takut yang menyelimuti



terkadang harus berdarah sampai putih tulang terlihat…

hanya untuk memastikan kalau masih hidup

hasratpun tlah menjadi mata mata untuk sang nurani



bicaralah….….bicaralah semaunya….

Kupastikan tak akan ada yang peduli

Dan diamlah………diamlah sesunyinya

Mungkin kau akan terbunuh pelan pelan



Semua warna terlihat pucat pasi…

Setiap senyuman memancarkan kebencian

Dan setiap nasehat akan slalu menyesatkan



Tulisan ini hanyalah mengalir

Mengalir dari otak seseorang yang tidak pernah istimewa

Yang slalu bebas tapi tak pernah seringan kapas

Yang slalu tertawa menutupi ketidakmampuan



Seseorang yang mempunyai hak untuk berbuat salah

Seseorang yang mempunyai hak untuk ingkar

Seseorang yang mempunyai hak untuk menangis



pukul saja diriku ini

pukul sampai berdarah…memar dan tak mampu lagi berdiri

habisi sekalian jangan tersisa

aku takkan membalas…dan

aku takkan berteriak

  • Mood: Lazy
  • Listening to: wolfmother
  • Reading: days
  • Watching: miami ink
  • Playing: shoes steps
  • Drinking: water

Devious Comments

love 0 0 joy 0 0 wow 0 0 mad 0 0 sad 0 0 fear 0 0 neutral 0 0
No comments have been added yet.

Journal History

Site Map